x

Selama pandemi COVID-19, tim Enrich bekerja dari jauh. Silakan hubungi kami di [email protected] Untuk hal-hal yang mendesak, hubungi no Whatsapp +852 5648 0990 (Bahasa Indonesia) atau +852 5981 3754 (Bahasa Inggris / Tagalog).

Apa yang harus kuketahui tentang skema pemasaran berjenjang atau Multi-Level Marketing (MLM)?

Pernakah Anda diajak untuk berbisnis, diminta untuk menjual suatu produk, kerja dari rumah, dan mendapatkan komisi besar? Bagaimana Anda menanggapinya? Apakah Anda tahu ini mungkin adalah skema pemasaran berjenjang (MLM)? Selalu berhati-hati dengan informasi yang dipasang di media sosial, meskipun berasal dari teman terpercaya atau anggota keluarga. Selalu waspada terhadap resiko ketika Anda mulai berinteraksi.  

Pemasaran berjenjang mungkin bukan sesuatu yang buruk, TETAPI sebaiknya hal tersebut dipahami dengan benar dan pertimbangkan hal berikut:

  • Apakah Anda disuruh meng-‘investasi’ -kan sejumlah uang yang besar sebagai uang muka untuk menjadi distributor? Permintaan ini dapat menjadi samaran untuk ongkos inventaris. Perusahaan sah yang menggunakan pemasaran berjenjang tidak meminta ongkos pendaftaran atau uang muka yang besar.

  • Jika Anda harus membayar ongkos inventaris, apakah perusahaan tersebut akan membeli kembali sisa barang yang tidak terjual. Perusahaan sah yang menggunakan pemasaran berjenjang akan menawarkan dan menetapkan untuk membeli kembali inventaris seharga 80% dari yang Anda bayar. 

  • Apakah ada yang mengenal produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan tersebut? Perusahaan yang menggunakan skema pemasaran berjenjang bergantung kepada ketenaran dan kondisi pasar untuk produk/jasa yang ditawarkan. Jika perusahaan tidak mementingkan keminatan konsumen terhadap produk/jasa yang ditawarkan, itu merupakan tanda bahaya – jangan daftar. 

  • Apakah perekrutan lebih ditekankan daripada penjualan produk atau jasa? Perbedaan skema pemasaran berjenjang dan skema piramida adalah focus mereka. Skema piramida berfokus kepada keuntungan cepat dari mengajak orang lain mendaftar dan mencari uang dari pendaftaran tersebut. Jika perekrutan tampak sebagai fokus perusahaan, maka jangan daftar dengan mereka. 

Pahami fokus dari perusahaan dengan bertanya diri sendiri: 

  • Apakah skema perusahaan dirancang agar Anda mendapat sebagian besar keuntungan dari mengajak orang lain ikut atau dari penjualan yang Anda lakukan? Ini merupakan ciri-ciri skema piramida, bukan skema pemasaran berjenjang.

  • Apakah Anda diberi komisi dari mengajak orang baru? Ini juga ciri-ciri dari skema piramida. Dalam skema piramida, yang lebih dipentingkan adalah jumlah orang yang mendaftar, bukan produk atau jasa yang ditawarkan. 

Selalu waspada dan berhati-hari sebelum melakukan investasi di perusahaan jenis apapun dan jangan mencoba meminjam uang atau mengajukan pinjaman untuk investasi. Uang untuk investasi seharusnya berasal dari uang lebih yang Anda punya dan tidak harus dipakai dalam jangka pendek. Jangan pernah berinvestasi jumlah uang lebih banyak daripada jumlah yang Anda mampu menanggung kehilangannya. 

(Sumber pokok-pokok: The Balance - Susan Ward)